Masih ingatkah kita, masa-masa awal saat kita belajar mengenal angka?

 

Dunia masih bersinar cerah saat itu. Setelah itu, kita mulai belajar penjumlahan, pengurangan, kemudian dunia berubah menjadi kelam saat kita mulai belajar perkalian. Mengapa? Karena, saat belajar perkalian, kita juga akan belajar berteman dengan tabel perkalian (sesudah belajar prinsip dasar perkalian).

Dapatkah Anda membayangkan seorang siswa SMP atau SMA yang tidak menyukai Matematika? Menurut Anda, apakah mungkin seorang siswa kelas 6 SD dapat menyukai Matematika sementara anak tersebut masih 'gagap' perkalian? Bayangkan soal-soal bangun datar atau soal cerita yang  perlu 'dijungkirbalikkan', sementara perkalian pun masih menjadi tantangan.

Menghafal barisan perkalian pada tabel perkalian bukanlah pekerjaan mental yang ringan bagi siswa SD. Karena itu, peran orangtua untuk mendampingi putra-putrinya melewati fase pembelajaran mental (ketekunan) dan otak tersebut amatlah penting.

Perkalian bukanlah satu-satunya sumber kesuraman pandangan anak-anak terhadap Matematika. Namun, mengurangi salah satu pemicu awal kesuraman merupakan langkah yang bijak untuk tahun-tahun sangat panjang sesudahnya. (ryk)

siswi

Siswi-siswi HomeSchooling Bina Ekamulia sedang adu kecepatan perkalian

 

Ingin tahu lebih jauh apa yang mereka lakukan? Silakan klik di sini.

 

 

Informasi & Pendaftaran

 

BinaEkamulia LogoHomeSchooling

 

Bina Ekamulia

 

Jln. Buton No.1 - Bandung 40112

 

 telephone08122 081 1991

 

Hits

73288
TodayToday62
YesterdayYesterday30
This_WeekThis_Week214
This_MonthThis_Month1145
All_DaysAll_Days73288